[ke Index]

Keluarga Walsen-Tambajong

Oleh: Boet Walsen (terjemahan: Roderick C. Wahr)

Introduksi

Kopi cerita Boet Walsen tentang latar belakang Minahasa ayah saya.

Lopana, 28 Juni 1986

Beberapa hal tentang keluarga WALSEN-TAMBAJONG.
Sejarah pendahuluan yg samar-samar:

Revolusi Perancis. Tokoh-tokoh Perancis melarikan diri keluar negeri.
Antara mereka berada seorang bernama ....?? (Balcienne ???).
Melalui Inggris beliau menuju ke Timur dan tiba di Banda. Terjun kedalam perdagangan cenkeh yg mekar. Mengambil nama Belanda dan memilih satu nama yang diasosiasikan dengan ruangan dansa dan mesin-mesin yang bersuara terengah, yaitu nama WALSEN.
Mengakibatkan keturunan dengan seorang wanita Banda yang cantik. Ada salah satu yang menempuh perjalanan kesana kemari didalaman Nusantara dan satu saat tiba di Menado.

Pemerintahan Inggris sementara di Hindia dibawah Rafles.
Seorang nakhoda Inggris yag bernama .... Bowie, menempuh perjalanan kesana kemari antara perpulauan.

Beliau mendapat petualangan yang bersifat cinta-kasih dengan seorang wanita Bali yang cantik yang memberinya seorang anak wanita mungil dan cantik. Beliau mencintai anak itu mati-matian dan sering membawahi di perjalanannya. Pada usia 17 tahun ayahnya membawa anak itu ke Menado dan kejadian itu membawa satu titik perubahan dalam kehidupannya, karena pada saat itu si Walsen Jr. dari Banda (lihat diatas) berada di Menado.
Takdir menyelesaikan bahwa nasib mereka adalah menjadi satu. Cinta buta dengan segala akhibatnya.
Kombinasi Perancis-Banda menikah produk Inggris-Bali kemudian memproduksi a.l.: Charles William Walsen (lahir ....., meninggal .....).
Sekarang kita sudah lebih dekat rumah.
Betapapun, yang pertama-tama sedikit sejarah Minahasa dahulu.

Laatzar Tambajong
Latzar Tambajong

Minahasa terbagi dalam daerah-daerah yang mempunyai kepala masing-masing untuk setiap daerah yang bergelar Majoor.
Kepala-kepala Daerah boleh dianggap sebagai bangsawan Minahasa karena keluarga-keluarga ini, turun menurun, berfungsi sebagai kepala-kepala pemerintah.
Beberapa nama: Pelenkahu, Waworuntu, Warokka, Runtuwene, Tambajong.

Sekarang kita melihat nama Tambajong.
Laatzar (Lazarus) Tambajong, anak Kepala Balak Benjamin Tambajong (leluhur) dan adik Majoor Jurian Tambajong, jadi Majoor Daerah Tombasian-Amoerang.
Beliau a.l. mempunyai anak perempuan bernama Isabella Benjamina Tambajong (lahir ...., meninggal ....)


Charles William Walsen & Isabella Benjamina Tambajong
Charles William Walsen &
Isabella Benjamina Tambajong

Kembali ke Charles William Walsen.

Beliau adalah agen satu perusahaan perkapalan laut di Amoerang dan saat itu juga mempunyai pabrik tali yang memproduksi tambang kapal dari bahan idjoek dari aren. (ijuk, dalam bahasa Minahasa disebut gumutu).

Charles Walsen (opa Tjalie) berkenalan dengan Isabella Benjamina Tambajong yang cantik, dihempas pesonanya yang manis itu, mendapat balasan yang mempesona, kemudian berkembang sesuatu cinta yang berkilauan dan gembira yang tidak takut apapun. Kekuatan ini diperlukan sebab awan-awan yang suram berkumpul yang ancam menghancurkan hubungan cinta yang muda ini.

Yakni Benjamina, sesuai dengan adat, telah dijanji nikah dengan Majoor Pelenkahu (Hukum Besar Tonsea) di Air Madidi.

Tetapi Tuhan memutuskan yang lain.

Oleh karena cinta besar untuk anak perempunannya Majoor Laatzar Tambajong (te-te Latzar) yang keras mengalah diri untuk pilihan anaknya yang tercinta (syukur saja, karena kalau tidak saya tidak jadi hidup).

Isabella Walsen
Isabella Walsen-Tambajong 
Joseph Eduard Adolf Wahr
Joseph Eduard Adolf Wahr

Charles (Opa Tjalie) dan Oma Benjamina menikah......

Dari pernikahan ini dilahirkan:

Bernard Lazarus Walsen (Oom No) nikah dengan Maria Matheos.

Wilhelmina Walsen (tante Min) tidak menikah.

Isabella Walsen nikah dengan Joseph Eduard Adolf Wahr - 4 anak, Lottie, Ecka, Dolf dan Edward Jean Baptiste Wahr

Adriana Antoinette Walsen (tante Bok), tidak menikah.

Suzanne Walsen nikah dengan John Sutherland.

Josephine (tante Joost) Walsen nikah dengan .... Brinkhuis (tanpa anak)

Willem Frederick, alias oom John (ayahnya yang bertanda tangan dibawah) Walsen nikah dengan Wilhelmina Elisabeth de Winter.

Johanna Everdina Walsen (tante Poea), tidak menikah.

Cornelis Gerard (oom Lid) nikah dengan .... Tan (tante Etta)

Hein Walsen, meninggal pada usia muda.

Ed dan Mien, maaf, Mien dan Ed, saya harap bahwa keterangan yang singkat ini jadi cukup untuk membuat silsilah Wahr-Walsen-Warokka.

Sobat-sobat, selamat jalan, hati-hati dan ... au revoir!

(ditanda tangan)

Maurits Andries Walsen (Oom Boetje)
c/o Jln. Wakeke 23
Manado 95111
Minahasa


© 2001-2006 by Roderick C. Wahr. All rights reserved.write comments to: webmaster

Top Of Page